简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Imbal Hasil US Treasury Tembus 5%, Minyak Melonjak, Bitcoin Anjlok Jelang Keputusan The Fed
Ikhtisar:Tinjauan PasarPasar pada Rabu berfokus pada tiga tema utama.Pertama, imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury) naik secara luas. Imbal hasil tenor 10 tahun ditutup di 5,006%, menembus level psi
Tinjauan Pasar
Pasar pada Rabu berfokus pada tiga tema utama.
Pertama, imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury) naik secara luas. Imbal hasil tenor 10 tahun ditutup di 5,006%, menembus level psikologis 5% dan menjadi penutupan pertama di atas level tersebut sejak Oktober 2023. Dalam perdagangan intraday, imbal hasil sempat menyentuh 5,041%, level tertinggi sejak Juli 2007. Sementara itu, imbal hasil Treasury tenor 30 tahun naik menjadi 5,363%.
Kedua, gangguan pasokan di sejumlah wilayah Timur Tengah mendorong harga minyak melonjak. Saudi Aramco membatalkan sebagian pengiriman ke Eropa, aktivitas pelayaran di Pelabuhan Yanbu di Laut Merah dihentikan, sementara tiga ladang minyak di Libya menghentikan produksi. Minyak WTI ditutup naik 4,38% menjadi US$105,83 per barel, sedangkan Brent menguat 2,90% menjadi US$108,75 per barel. Keduanya mencapai level tertinggi sejak 19 Mei. Kontrak berjangka diesel AS juga kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.
Ketiga, kenaikan imbal hasil obligasi dan harga minyak secara bersamaan menekan aset berisiko. Indeks S&P 500 turun 0,45% menjadi 7.585,73, level terendah sejak Agustus. Dow Jones melemah 0,63%, sementara Nasdaq turun 0,78%. Di pasar kripto, Bitcoin merosot 3,8% ke sekitar US$76.000 dan Ethereum turun 3,9%.
Hari ini, Federal Reserve (The Fed) akan mengumumkan keputusan suku bunganya. Dari China, produksi industri pada Agustus tumbuh 5,2% secara tahunan (YoY), sedangkan penjualan ritel hanya meningkat 0,4% YoY.
Fokus Pasar● Keputusan The Fed di Tengah Imbal Hasil Treasury yang Menembus 5%
Hari ini, The Fed akan mengumumkan keputusan suku bunga, pernyataan kebijakan moneter, serta Summary of Economic Projections (SEP). Ketua The Fed, Warsh, selanjutnya akan menggelar konferensi pers.
Fokus utama pasar adalah bagaimana The Fed akan menyeimbangkan risiko pertumbuhan ekonomi dan inflasi di tengah imbal hasil Treasury 10 tahun yang telah menembus 5% serta lonjakan tajam harga minyak dalam sehari. Setiap perubahan arah dalam dot plot maupun bahasa yang digunakan dalam pernyataan kebijakan berpotensi memperbesar volatilitas di pasar obligasi dan aset berisiko.
● Gangguan Pasokan Timur Tengah dan Risiko Kebangkitan Inflasi
Saudi Aramco membatalkan pengiriman tertentu ke Eropa, sementara Iran menyatakan telah mengendalikan Selat Hormuz. Pada saat yang sama, harga diesel AS kembali mencetak rekor tertinggi.
Kondisi tersebut membuat harga energi kembali menjadi salah satu faktor pendorong kenaikan inflasi. Apabila lalu lintas melalui Selat Hormuz terus terganggu, harga minyak berpotensi bertahan tinggi lebih lama. Dampaknya dapat merambat melalui kenaikan biaya transportasi dan produksi, sehingga menambah tekanan terhadap imbal hasil obligasi jangka panjang yang sudah berada di level tinggi.
Agenda Utama yang Perlu Diperhatikan
Amerika Serikat
Penjualan ritel AS bulan Agustus
Indeks pasar perumahan
Data persediaan minyak mentah AS
Inggris
Indeks Harga Konsumen (CPI) Inggris bulan Agustus
Indeks Harga Ritel (RPI) Inggris bulan Agustus
Uni Eropa
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyampaikan pidato State of the Union
Pengumuman kemitraan baru dengan Kanada
Iran & China
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melakukan kunjungan ke China
Bank of England
Bank of England (BoE) dilaporkan tengah mempertimbangkan penghentian penjualan obligasi pemerintah Inggris berjangka panjang. Rancangan rencana tersebut telah disusun, tetapi keputusan final belum ditetapkan.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.









