简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Geopolitik Kembali Memanas · Emas Anjlok · GPT-6 Diluncurkan · Pasar Saham AS Libur
Ikhtisar:Tinjauan PasarDua tema utama, yakni geopolitik dan kecerdasan buatan (AI), mendominasi pergerakan pasar sepanjang akhir pekan. Iran melancarkan serangan rudal terhadap kapal induk AS. Pihak AS menyata
Tinjauan Pasar
Dua tema utama, yakni geopolitik dan kecerdasan buatan (AI), mendominasi pergerakan pasar sepanjang akhir pekan. Iran melancarkan serangan rudal terhadap kapal induk AS. Pihak AS menyatakan kapal induk berhasil menghindari serangan dan kemudian melancarkan serangan balasan yang menghantam tiga kapal tanker minyak Iran. Trump menyatakan Amerika Serikat telah memenangkan konfrontasi tersebut.
Meningkatnya premi risiko geopolitik menopang harga minyak. WTI diperdagangkan di US$91,48 per barel, sementara Brent naik 0,80% menjadi US$96,28 per barel. Keduanya mencatat kenaikan sekitar 9% sepanjang pekan ini.
Di sektor teknologi, OpenAI meluncurkan GPT-6 Astra, yang dilatih menggunakan 100.000 GPU, dan kini tersedia secara luas. Sementara itu, rencana penawaran umum perdana (IPO) Anthropic ditunda hingga pertengahan Oktober. Philadelphia Semiconductor Index (SOX) justru menguat 3,37%, berlawanan dengan tekanan yang melanda sebagian pasar.
Data ketenagakerjaan AS yang jauh lebih kuat dari perkiraan menekan aset safe haven dan aset yang sensitif terhadap suku bunga. Harga emas spot turun 0,97% menjadi US$4.429,29 per ons, setelah sempat menyentuh level terendah intraday di US$4.365,25. Perak turun 1,23% menjadi US$66,14 per ons.
Di sisi lain, Indeks Dolar AS (DXY) naik ke 99,18, sementara imbal hasil US Treasury tenor 2 tahun sempat mencapai 4,416%, level tertinggi dalam lebih dari satu setengah tahun. Bitcoin terkoreksi dari level tertinggi sekitar US$82.000 ke kisaran US$80.000.
Data Nonfarm Payrolls (NFP) AS bulan Agustus mencatat penambahan 162.000 pekerjaan, jauh melampaui ekspektasi pasar sebesar 55.000. Probabilitas kenaikan suku bunga pada September pun meningkat menjadi 58%. Pasar saham dan obligasi AS hari ini tutup karena libur Labor Day.
Sementara itu, Kementerian Keuangan Tiongkok menyuntikkan modal sebesar RMB360 miliar ke delapan lembaga keuangan.
Prospek Utama● Pertemuan The Fed September dan Arah Inflasi
Data NFP yang kuat telah mendorong probabilitas kenaikan suku bunga pada September menjadi 58%, sehingga perhatian pasar kini beralih ke data CPI AS pekan depan.
Bank of America memperkirakan CPI inti naik 0,22% secara bulanan, yang dinilai mendukung skenario kenaikan suku bunga. Sementara itu, Citi memperkirakan kenaikan yang lebih moderat sebesar 0,18%. Selisih yang tampak kecil tersebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap interpretasi pasar terhadap dot plot The Fed.
Goldman Sachs mengingatkan bahwa indeks volatilitas VIX masih berada di level rendah, meskipun imbal hasil Treasury AS terus mencetak level tertinggi baru. Divergensi ini patut dicermati. Jika data inflasi mengonfirmasi bahwa tekanan harga masih persisten, risiko volatilitas yang saat ini dinilai terlalu rendah oleh pasar berpotensi mengalami repricing.
● Akankah Siklus Belanja Modal AI Kembali Menguat?
Peluncuran penuh GPT-6 Astra milik OpenAI, yang dilatih menggunakan 100.000 GPU, kembali memperkuat sinyal permintaan terhadap kapasitas komputasi AI. Sentimen ini turut didukung oleh potensi kapasitas produksi HBM Micron yang meningkat hingga dua kali lipat, serta kolaborasi Samsung dan Arm dalam pengembangan chip AI untuk perangkat edge.
Goldman Sachs menilai lonjakan kemampuan model AI dapat menjadi katalis untuk menghidupkan kembali siklus belanja modal (capex) AI. Jika perusahaan-perusahaan cloud menaikkan panduan belanja modal mereka, sektor semikonduktor serta rantai pasok listrik dan energi berpotensi menjadi penerima manfaat langsung.
Penguatan Philadelphia Semiconductor Index sebesar 3,37% di tengah tekanan pasar mungkin baru menjadi sinyal awal dari tren tersebut.
Fokus Utama Pasar
People's Bank of China (PBoC) melakukan operasi reverse repo tenor 3 bulan senilai RMB500 miliar.
Tiongkok akan merilis data cadangan devisa bulan Agustus.
Xiaomi menggelar acara peluncuran produk baru musim gugur.
Zona Euro akan merilis data PDB kuartal II; pasar saham dan obligasi AS tutup karena libur Labor Day.
Pasar terus mencermati perkembangan situasi Iran serta risiko gangguan pelayaran di Selat Hormuz.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.









