简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Dolar AS Menguat Tipis di Tengah Taruhan Kenaikan Suku Bunga Fed
Ikhtisar:Dolar AS menguat tipis karena pasar masih mempertimbangkan peluang kenaikan suku bunga Fed di tengah tekanan inflasi. Namun, penurunan harga minyak dan data ekonomi AS yang lebih lemah membatasi penguatan greenback.

Dolar AS bergerak sedikit lebih tinggi karena pelaku pasar menimbang kembali peluang kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur greenback terhadap sejumlah mata uang utama, terakhir berada di 101,43 atau naik 0,19%.
Sentimen terhadap dolar didukung oleh komentar Ketua Fed Kevin Warsh yang menekankan bahwa inflasi masih terlalu tinggi dan target inflasi 2,00% tetap menjadi acuan utama.
Di sisi lain, ia tidak memberikan arahan langsung mengenai keputusan suku bunga untuk pertemuan Juli.
Sejumlah data ekonomi AS memberi gambaran yang beragam. Pemangkasan kerja oleh perusahaan AS turun pada Juni, tetapi penambahan pekerjaan sektor swasta hanya mencapai 98.000, lebih rendah dari 122.000 pada Mei dan di bawah perkiraan 113.000. Aktivitas manufaktur AS juga melemah pada Juni dibandingkan bulan sebelumnya.
Di pasar mata uang, dolar menguat terhadap euro, tetapi melemah tipis terhadap poundsterling. Yen Jepang, franc Swiss, dan dolar Kanada tercatat sedikit melemah terhadap dolar AS, sementara dolar Australia bergerak lebih kuat terhadap greenback.
Kenaikan dolar tertahan oleh penurunan harga minyak mentah, seiring pulihnya lalu lintas tanker di Selat Hormuz yang meredakan sebagian kekhawatiran inflasi terkait energi.
Pasar juga masih memantau perkembangan diplomasi AS-Iran dan sinyal dari anggota FOMC terkait arah suku bunga tahun ini.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
