简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Trump Tarik Ancaman Tarif, Wall Street Naik Dua Hari, Emas Cetak Rekor
Ikhtisar:Ikhtisar PasarPada perdagangan kemarin, meredanya kekhawatiran geopolitik serta rilis data ekonomi Amerika Serikat yang solid berhasil meningkatkan kepercayaan pasar dan mendorong kembalinya selera ri
Ikhtisar Pasar
Pada perdagangan kemarin, meredanya kekhawatiran geopolitik serta rilis data ekonomi Amerika Serikat yang solid berhasil meningkatkan kepercayaan pasar dan mendorong kembalinya selera risiko secara signifikan. Indeks-indeks utama Wall Street mencatat kenaikan untuk hari kedua berturut-turut, sepenuhnya memulihkan pelemahan yang terjadi di awal pekan.
Perlu dicatat, saham berkapitalisasi kecil tetap menunjukkan kinerja yang sangat kuat, mengungguli S&P 500 selama 15 sesi perdagangan berturut-turut dan kembali mencetak rekor tertinggi baru. Kelompok “Magnificent Seven” juga bangkit secara serempak, dengan saham Meta melonjak 5,6% berkat momentum yang kuat, sementara Tesla mencatat kenaikan lebih dari 4%.
Dari sisi makroekonomi dan pasar obligasi, data pertumbuhan ekonomi AS yang solid semakin menekan ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 2 tahun, yang sensitif terhadap kebijakan suku bunga, naik 2,5 basis poin, sementara yield obligasi tenor 10 tahun bertahan di level penutupan sesi sebelumnya.
Valuta Asing & Aset Digital
Dolar AS melemah: Indeks Dolar AS turun 0,5% dan sempat mendekati level psikologis 98.
Kripto terkoreksi: Seiring sebagian dana beralih ke pasar saham, aset kripto secara umum mengalami tekanan. Bitcoin turun 1,13%, sementara Ethereum melemah 2,7%.
Pasar Komoditas: Volatilitas Ekstrem Kembali Terjadi
Logam mulia mencetak rekor: Didukung oleh pelemahan dolar AS, permintaan aset lindung nilai dan kebutuhan lindung nilai inflasi meningkat secara bersamaan. Harga emas spot melonjak 1,8% dan untuk pertama kalinya menembus level USD 4.900 per ons. Perak berjangka di New York naik 4%, sementara platinum spot melesat lebih dari 6,3%, keduanya mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Minyak melemah: Harga minyak mentah turun sekitar 2% setelah data EIA menunjukkan persediaan minyak mentah AS meningkat 3,6 juta barel, jauh di atas ekspektasi pasar, sehingga menekan sentimen harga.
Sorotan Utama (Hot Topics Outlook)Indikator Inflasi Favorit The Fed Sesuai Perkiraan
Berdasarkan data Biro Analisis Ekonomi AS (BEA), inflasi PCE, yang merupakan indikator inflasi favorit The Fed, tercatat sesuai ekspektasi pasar. Pengeluaran konsumen AS pada November tumbuh dengan laju yang solid, mencerminkan ketahanan konsumsi menjelang musim belanja liburan. Namun demikian, tingkat tabungan kembali menurun, menandakan potensi tekanan jangka menengah pada daya beli.
Perubahan Sikap Drastis Trump Terkait Isu Greenland
Perubahan sikap Trump yang tiba-tiba, dari retorika ancaman militer hingga penarikan ancaman tarif, memicu kegelisahan di Eropa. Pejabat Uni Eropa secara terbuka menyebut pendekatannya tidak konsisten dan memperingatkan bahwa langkah ini bisa menjadi umpan untuk memecah belah aliansi. Di tengah bayang-bayang eskalasi konflik yang bisa terjadi sewaktu-waktu, kepercayaan lintas Atlantik terus terkikis, dan Eropa kini bersiaga menghadapi potensi awal krisis baru.
Fokus Perhatian Pasar (GMT+8)
22:45 US
Indeks PMI Manufaktur Global S&P AS (Awal) Januari
Indeks PMI Jasa Global S&P AS (Awal) Januari
23:00 US
Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan (Final) Januari
Ekspektasi Inflasi Satu Tahun AS (Final) Januari
Indeks Leading Ekonomi Conference Board AS (MoM) November
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
