Uang Beredar Indonesia Juli 2026: M2 Tumbuh 8,3%, Kredit Naik 13%
Uang beredar Indonesia Juli 2026 mencapai Rp10.371,1 triliun. M2 tumbuh 8,3% dan kredit 13,0%. Baca arti data BI bagi ekonomi dan pasar.
简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Ikhtisar:Bursa Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Rabu (6/4/2022), mengikuti koreksinya bursa saham Amerika Serikat (AS) semalam.

Wall Street tumbang setelah pejabat bank sentral AS menyatakan akan mengetatkan moneter secara agresif yang memicu kembali kekhawatiran akan resesi.
Indeks Nikkei Jepang dibuka ambles 1,28%, Hang Seng Hong Kong ambrol 1,4%, Shanghai Composite China melemah 0,44%, Straits Times Singapura terkoreksi 0,39%, ASX 200 Australia terpangkas 0,42%, dan KOSPI Korea Selatan merosot 0,81%.
Investor di kawasan Asia-Pasifik akan memantau rilis data aktivitas jasa China yang akan dirilis pada hari ini pukul 09:45 waktu setempat atau pukul 08:45 WIB.
Investor akan mengamatinya karena saat ini China sedang menghadapi lonjakan kasus virus corona (Covid-19) yang diklaim terburuk sejak awal pandemi lalu.
Di lain sisi, bursa saham Asia-Pasifik yang cenderung melemah juga mengikuti pergerakan bursa saham AS, Wall Street pada perdagangan Selasa kemarin waktu AS, setelah pejabat bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) menyatakan akan mengetatkan moneter secara agresif yang memicu kembali kekhawatiran akan resesi.
Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup merosot 0,8% ke level 34.641,18, S&P 500 ambles 1,26% ke 4.525,12, dan Nasdaq Composite ambruk 2,26% ke posisi 14.204,17.
Koreksi terjadi setelah Gubernur The Fed, Lael Brainard mengatakan bahwa pihaknya perlu menurunkan neracanya “secara cepat” untuk menekan inflasi.
“Inflasi terlalu tinggi dan menyimpan risiko kenaikan lanjutan,” tuturnya.
“The Fed perlu secara bertahap mendongkrak suku bunga acuan (Fed Funds Rate),” tambahnya.
Komentar tersebut membuat imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (US Treasury) tenor 10 tahun yang menjadi acuan pasar melesat ke level 2,56%, yang merupakan tertinggi sejak Mei 2019.
Deutsche Bank menjadi bank di Wall Street pertama yang memprediksi resesi AS akhir 2023 atau awal 2024 karena agresivitas The Fed memerangi inflasi.
“Kami melihat dua pertumbuhan kuartalan negatif dan kenaikan angka pengangguran lebih dari 1,5%, sebuah perkembangan yang bisa dibilang sebagai resesi, meski moderat,” tulis bank asal Belanda itu dalam laporan risetnya.
Investor juga mengawasi Eropa, karena perang antara Rusia-Ukraina berlarut-larut. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menuding Rusia melakukan kejahatan perang yang menewaskan 300 orang di Bucha, pinggiran kota dekat Kyiv. Rusia membantah dan menduga itu hanya sandiwara Ukraina dengan mayat-mayat palsu.

Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

Uang beredar Indonesia Juli 2026 mencapai Rp10.371,1 triliun. M2 tumbuh 8,3% dan kredit 13,0%. Baca arti data BI bagi ekonomi dan pasar.

Bappebti menampilkan PT Handal Semesta Berjangka dengan izin usaha 001/BAPPEBTI/SI/5/2018, izin SPA 001/BAPPEBTI/SP-SPA/5/2018, dan situs www.hsb.co.id. Perusahaan mendapat nilai A++ untuk triwulan II-2026. Bappebti juga pernah mencatat satu tautan Telegram sebagai duplikasi perusahaan. Bukti duplikasi menunjukkan risiko peniru, bukan bukti bahwa perusahaan asli melakukan penipuan.

Review Mobile App dan InTrade Broker Doo Financial Futures untuk trading forex dari smartphone. Simak fitur, keunggulan, cara download, serta tips penggunaannya.

Bappebti tidak lagi menampilkan GKInvest sebagai nama badan hukum utama. Rekor yang diperiksa menampilkan PT Trive Invest Futures, lalu menyebut PT Global Kapital Investama Berjangka dan PT Megah Tama Berjangka sebagai nama sebelumnya. Nomor izin usaha tetap 824/BAPPEBTI/SI/11/2005, sedangkan situs yang tercatat sekarang adalah triveinvest.co.id. Ini adalah perubahan identitas yang harus dipahami sebelum login atau mengirim dana.