Demam Piala Dunia Telah Tiba! Pilih broker Anda seperti Anda memilih tim Anda
Setiap kali sebuah acara sepak bola besar seperti Piala Dunia FIFA mendekat, satu pertanyaan pasti mendominasi percakapan di seluruh dunia: “Tim mana yang kamu dukung?”
简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Ikhtisar:Setelah sebelumnya kasus Binomo yang menyeret Indra Kenz dan Quotex yang menyeret Doni Salmanan yang berawal dari laporan para korban-korbannya ke Bareskrim.

Setelah sebelumnya kasus Binomo yang menyeret Indra Kenz dan Quotex yang menyeret Doni Salmanan yang berawal dari laporan para korban-korbannya ke Bareskrim. Kini aplikasi Triumph, dilaporkan atas dugaan investasi bodong ke Bareskrim Polri pada 25 Maret 2022 kemarin. Namun ada yang unik pada kasus Triumph ini, karena nama Indra Bekti turut terseret. Tapi, Indra Bekti disini bukan sebagai afiliator. Indra Bekti ternyata pernah menjadi Brand Ambassador (BA) dari aplikasi Triumph ini. Usai mengetahui hal tersebut, presenter senior ini akhirnya angkat bicara mengenai hal tersebut. Dalam pernyataan resminya, Indra Bekti mengklarifikasi dugaan-dugaan yang menyangkut dirinya, ia menegaskan bahwa dirinya hanya sebagai Brand Ambassador bukan affiliator.
Indra Bekti juga menambahkan bahwa dirinya hanya bekerja secara profesional dan mendapatkan bayaran berupa koin kripto. Indra juga mengatakan bahwa dia tidak pernah menerima sedikitpun keuntungan dari hasil investasi pada broker tersebut. Ia tidak memiliki hubungan apapun dengan para nasabah yang bergabung di Triumph, tidak menerima sepeserpun keuntungan dari para nasabah dan tidak menerima uang dari para nasabah itu. Indra bekti juga melampirkan surat kontrak sebagai bukti bahwa dirinya pernah menjadi Brand Ambassador dan telah berakhir pada 13 Oktober 2021 silam. Sebagai informasi saat ini para nasabah aplikasi Triumph menyatakan tidak bisa lagi mencairkan dana investasi sejak akhir tahun 2021. Dan hingga laporan polisi dibuat sudah ada 20 korban aplikasi Triumph yang mengaku mengalami kerugian hingga mencapai Rp 2,3 miliar.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

Setiap kali sebuah acara sepak bola besar seperti Piala Dunia FIFA mendekat, satu pertanyaan pasti mendominasi percakapan di seluruh dunia: “Tim mana yang kamu dukung?”

Nicosia — Otoritas pasar modal Siprus, Cyprus Securities and Exchange Commission, resmi mencabut lisensi perusahaan penyedia CFD Conotoxia Ltd setelah lisensinya sebelumnya berada dalam status pembekuan sekitar satu tahun. Regulator menyatakan keputusan pencabutan diambil karena perusahaan gagal memenuhi persyaratan otorisasi dan kepatuhan yang diwajibkan untuk mempertahankan izin usaha.

Tiger Brokers (NZ) Limited menjadi sorotan setelah dampak sanksi CSRC terhadap aktivitas perdagangan lintas batas ilegal di China memengaruhi kinerja keuangan grup perusahaan pada 2026. Simak ulasan lengkap mengenai SCIO, CSRC, dampak hukuman terhadap Grup Tiger Brokers, serta profil Futu dan Longbridge beserta pelajaran penting bagi trader online.

Satu orang pedagang mencatatkan uang sebesar $5. 136 pada bulan Mei 2025, memperoleh sedikit keuntungan, kemudian meminta penarikan beberapa hari setelahnya. Waktu berlalu selama berbulan-bulan—baik modal maupun keuntungan yang diharapkan tidak kunjung kembali. Ketika dia akhirnya bisa menghubungi pihak perusahaan, dia justru diberitahu bahwa perusahaan tersebut "sedang mengalami kebangkrutan". Pedagang lain menggambarkan situasi ini dengan lebih tajam: "Hanya memungkinkan untuk menyetor, tetapi tidak bisa menarik. Platform ini telah bertransformasi menjadi skema Ponzi. "